Mie sendiri merupakan hasil akulturasi budaya indonesia dengan negara-negara di kawasan asia timur raya seperti cina, semenanjung korea dan jepang. Di negara tersebut mie menjadi bahan makanan pokok masyarakatnya. Sementara di indonesia mie sebatas sebagai kuliner ringan pengganjal lapar semantara.
Dahulu para pelaut dari negeri tirai bambu sering melabuhkan kapalnya di Nusantara ini, dan banyak yang menetap tinggal serta beranak Pinak di Indonesia hingga saat ini. Dari sinilah mie diperkenalkan ke orang pribumi.
Di indonesia bahan dasar mie bisa dibuat dari tepung terigu, singkong maupun jagung diolah dengan berbagai varian rasa sesuai dengan kebiasaan dan budaya masing-masing daerah. Seperti masakan mie dari bumi Andalas (sumatera) rasanya kaya akan rempah yang sering tidak cocok dengan lidah orang jawa.
Mie dari sumatera seperti mie Aceh misalnya, kaya akan bumbu rempah dalam proses memasaknya yang berasa mie kari. Sementara itu mie godog (rebus) dari yogyakarta atau lebih dikenal dengan nama bakmi jawa biasa diolah menjadi kuliner berkuah dan goreng.
Untuk menambah cita rasa gurih hasil masakan mie, biasanya dicampur dengan telur bebek. Amis.. ya memang amis namanya juga telor. Tapi jangan khawatir, percayalah para penjual bakmi jawa punya cara untuk menghilangkan bau amis itu, dengan menambah banyak sayuran dan rempah saat proses pembuatan bakmi godog ataupun goreng.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar