Duel rotan Suku Sasak

Peresean adalah tradisi adu ketangkasan masyarakat suku Sasak di nusa tenggara barat yang masih dijaga turun-temurun. Duel rotan ini dah...

Jumat, 03 Januari 2014

CANDI GEDONG SONGO


Jika selama ini mungkin yang banyak kita ketahui adalah Candi Borobudur dan Prambanan, maka kali inii saya ingin mengajak anda untuk mengunjungi sebuah kompleks candi megah yang terletak di pedalaman Jawa Tengah yang sanggup memukau dan tak kalah menarik dari candi-candi lainnya. Mungkin ada yang pernah dengar dengan nama Candi Gedong Songo, ya Candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran tepatnya di Desa Darum, Kelurahan Candi, Kabupaten Semarang. Jika menggunakan kendaraan pribadi dari kota Semarang  dapat ditempuh melewati Bandungan dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Dan jika dari arah Yogyakarta dapat melewati Ambarawa, ataupun mengambil arah Temanggung via Sumowono.

Candi Gedong Songo bukannya bangunan candi yang berdiri sendiri akan tetapi merupakan kompleks percandian yang jaraknya cukup lumayan menguras tenaga karena dari candi satu ke candi lainnya kita harus naik turun tanah-tanah yang berlereng-lereng. Yang masih menjadi misteri meskipun namya Candi Gedong Songo akan tetapi jumlahnya hanya terdapat lima candi utuh saja. Yang menjadi istimewa dari komplek Candi Gedong Songo ini letaknya dikelilingi gugusan lereng gunung ungaran disebuah lembah dan anda akan bisa membayangkan betapa sejuk dan segarnya suasana obyek wisata Candi Gedong Songo ini. Perjalanan mengelilingi candi berkisar 4 Km melewati jalan setapak yang telah dibangun rapi, tetapi menanjak dan menurun. Tapi jangan merasa capek dulu, jika anda ingin lebih menikmati wisata Candi Gedong Songo tanpa harus keluar keringat bisa menyewa kuda tunggangan yang siap mengantar anda mengelilingi kompleks candi sampai puas.


Hingga saat ini para ahli Arkeologi belum dapat menemukan bukti sejarah Candi Gedong Songo mengenai tahun pembangunan kompleks Candi berikut latar belakang pembangunannya. Namun dilihat dari bentuk arsitektur dan lokasinya, bisa diduga bahwa kompleks candi ini dibuat pada masa pemerintahan dinasti Sanjaya Hindu di Jawa yaitu sekitar abad ke-8 yang merupakan Candi Hindu. Letaknya yang berada di perbukitan menunjukkan fungsinya sebagai tempat pemujaan. Karena menurut kepercayaan Hindu pada masa itu, gunung dianggap sebagai kahyangan atau surga tempat para dewa-dewa bersemayam.

Awalnya dulu komplek candi ini ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles diawal tahun 1740 yang pada saat itu hanya terdapat 7 candi saja lalu dinamakan Candi Gedong Pitu. Kemudia pada tahun 1908 – 1911 seorang Arkeolog berkebangsaan Belanda Van Stein Callenfels melakukan penelitian di kompleks candi dan menemukan 2 bangunan candi lainnya sehingga berjumlah sembilan. Lalu penamaan candi diganti dengan Candi Gedong Songo hingga saat ini. Pemerintah indonesia sendiri baru melakukan pemugaran total terhadap Candi Gedong Songo antara tahun 1972 – 1982.



Posisi Candi yang berada di lereng gunung Ungaran menambah nilai tersendiri. Jika kita melihat dari bawah, maka pucuk-pucuk candi akan terlihat menjulang di bawah bayang-bayang kemegahan tebing gunung yang sesekali dihinggapi kabut yang turun. Masih di kompleks obyek wisata Candi Gedong Songo anda akan menjumpai Kawah Gedong Songo yang masih aktif menyemburkan aroma belerang. Anda dapat dengan bebas berjalan di sekitar kawah untuk sekedar berfoto asalkan tahan aroma belerang yang sangat menyengat. Masih di kompleks kawah belerang gedong songo juga disediakan tempat pemandian air hangat belerang yang konon katanya dapat menyembuhkan penyakit kulit.



Tunggu apalagi kalau anda pecinta travelling destinasi wisata Candi Gedong Songo merupakan tempat yang tidak kalah dangan Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Dengan ticket masuk Rp 7.500,- saya pastikan akan mendapat panorama alam yang juara. Selain itu juga anda bisa merasakan wisata kuliner sate kelinci yang cocok dengan cuaca yang dingin di bawah Lereng Gunung Ungaran.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar