Jika
selama ini mungkin yang banyak kita ketahui adalah Candi Borobudur dan
Prambanan, maka kali inii saya ingin mengajak anda untuk mengunjungi sebuah
kompleks candi megah yang terletak di pedalaman Jawa Tengah yang sanggup
memukau dan tak kalah menarik dari candi-candi lainnya. Mungkin ada yang pernah
dengar dengan nama Candi Gedong Songo, ya Candi Gedong Songo terletak di lereng
Gunung Ungaran tepatnya di Desa Darum, Kelurahan Candi, Kabupaten Semarang. Jika menggunakan kendaraan pribadi
dari kota Semarang dapat ditempuh
melewati Bandungan dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Dan jika dari arah
Yogyakarta dapat melewati Ambarawa, ataupun mengambil arah Temanggung via
Sumowono.
Candi
Gedong Songo bukannya bangunan candi yang berdiri sendiri akan tetapi merupakan
kompleks percandian yang jaraknya cukup lumayan menguras tenaga karena dari
candi satu ke candi lainnya kita harus naik turun tanah-tanah yang
berlereng-lereng. Yang masih menjadi misteri meskipun namya Candi Gedong Songo akan
tetapi jumlahnya hanya terdapat lima candi utuh saja. Yang menjadi istimewa
dari komplek Candi Gedong Songo ini letaknya dikelilingi gugusan lereng gunung
ungaran disebuah lembah dan anda akan bisa membayangkan betapa sejuk dan
segarnya suasana obyek wisata Candi Gedong Songo ini. Perjalanan mengelilingi
candi berkisar 4 Km melewati jalan setapak yang telah dibangun rapi, tetapi
menanjak dan menurun. Tapi jangan merasa capek dulu, jika anda ingin lebih
menikmati wisata Candi Gedong Songo tanpa harus keluar keringat bisa menyewa
kuda tunggangan yang siap mengantar anda mengelilingi kompleks candi sampai
puas.
Hingga saat ini para ahli Arkeologi belum dapat menemukan bukti
sejarah Candi Gedong Songo mengenai tahun pembangunan kompleks Candi berikut
latar belakang pembangunannya. Namun dilihat dari bentuk arsitektur dan
lokasinya, bisa diduga bahwa kompleks candi ini dibuat pada masa pemerintahan
dinasti Sanjaya Hindu di Jawa yaitu sekitar abad ke-8 yang merupakan Candi
Hindu. Letaknya yang berada di perbukitan menunjukkan fungsinya sebagai tempat
pemujaan. Karena menurut kepercayaan Hindu pada masa itu, gunung dianggap
sebagai kahyangan atau surga tempat para dewa-dewa bersemayam.
Awalnya dulu komplek candi ini ditemukan oleh Sir Thomas
Stamford Raffles diawal tahun 1740 yang pada saat itu hanya terdapat 7 candi
saja lalu dinamakan Candi Gedong Pitu. Kemudia pada tahun 1908 – 1911 seorang Arkeolog
berkebangsaan Belanda Van Stein Callenfels melakukan penelitian di kompleks
candi dan menemukan 2 bangunan candi lainnya sehingga berjumlah sembilan. Lalu
penamaan candi diganti dengan Candi Gedong Songo hingga saat ini. Pemerintah
indonesia sendiri baru melakukan pemugaran total terhadap Candi Gedong Songo antara
tahun 1972 – 1982.
Posisi
Candi yang berada di lereng gunung Ungaran menambah nilai tersendiri. Jika kita
melihat dari bawah, maka pucuk-pucuk candi akan terlihat menjulang di bawah
bayang-bayang kemegahan tebing gunung yang sesekali dihinggapi kabut yang turun.
Masih di kompleks obyek wisata Candi Gedong Songo anda akan menjumpai Kawah
Gedong Songo yang masih aktif menyemburkan aroma belerang. Anda dapat dengan
bebas berjalan di sekitar kawah untuk sekedar berfoto asalkan tahan aroma
belerang yang sangat menyengat. Masih di kompleks kawah belerang gedong songo juga
disediakan tempat pemandian air hangat belerang yang konon katanya dapat
menyembuhkan penyakit kulit.
Tunggu
apalagi kalau anda pecinta travelling destinasi wisata Candi Gedong Songo merupakan
tempat yang tidak kalah dangan Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Dengan
ticket masuk Rp 7.500,- saya pastikan akan mendapat panorama alam yang juara.
Selain itu juga anda bisa merasakan wisata kuliner sate kelinci yang cocok
dengan cuaca yang dingin di bawah Lereng Gunung Ungaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar