Saat ini
kopi adalah minuman yang banyak diburu orang muda. Maka tak heran jika kedai
kopi sangat mudah ditemui hampir di setiap daerah di nusantara. Tak terkecuali
di yogyakarta, ada kedai kopi yang penyajiannya dengan menggunakan termos menggunakan
jenis bambu ampel, dengan disebut kopi bumbung.
Berbagai macam cara orang menyajikan kopi, dari kopi dibalik hingga
kopi diberi bara panas atau yang biasa disebut kopi jos. Adalah warung kopi bumbung yang berada di Lembah Goron,
Dusun Mranggen, Desa Margodadi,
Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyajikan
kopi dengan dikemas dalam sebatang bambu. Kopi ini dinamakan kopi bumbung dengan
menggunakan jenis bambu ampel sebagai termosnya agar kopi tetap hangat ketika
akan dinikmati.
Jika biasanya kopi diseduh kemudian langsung
dituangkan dalam cangkir, maka kopi bumbung sesuai namanya, kopi yang siap saji
dituangkan ke bumbung yang terbuat dari bamboo. Meskipun dalam wadah bambu
namun aroma kopi dan rasanya tidak hilang. Pekatnya kopi hitam hasil olahan
baristanya semakin menggugah selera untuk menikmatinya hingga tegukan terakhir.
Menikmati kopi bumbung disini akan lebih terasa
dengan suasana pedesaan yang masih kental. Lokasi Kopi Bumbung yang berada di
tengah-tengah permukiman masyarakat pedesaan, menambah kenikmatan tersendiri
dengan sapaan masyarakatnya yang ramah. Selain menawarkan kopi dalam wadah
termos terbuat dari bambu, warung kopi bumbung juga menyajikan berbagai minuman
dan masakan pedesaan saperti Sayur Brongkos, Wedang Ronde dan berbagai sayur
lodeh.
Untuk satu termos kopi bumbung yang bisa dinikmati
dalam 3 cangkir ini, dibandrol 15 ribu rupiah. Sementara untuk kopinya
didatangkan dari jember, jawa timur dengan jenis kopi robusta. Cita rasa kopi
jenis robusta dengan bambu yang digunakan sudah menyatu, sehingga dijadikan
andalan warung Kopi Bumbung yang berdiri sejak awal januari 2018 lalu.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar